
Dalam rangka penguatan karakter siswa melalui Profil Pelajar Pancasila dan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin, MAN 1 Sukabumi menyelenggarakan kegiatan P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin) untuk peserta didik Kelas 10 dengan mengangkat tema “Kearifan Lokal”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, melatih keterampilan abad 21, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan kontekstual berbasis budaya.
Rangkaian Kegiatan
Hari Pertama – 2 Mei 2025: Pembukaan dan Pengenalan Tema
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dibuka langsung oleh Kepala Madrasah. Setelah itu, siswa mendapatkan pengantar tentang pentingnya memahami dan melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa. Setiap kelas dibagi berdasarkan subtema seperti :
- Materi Tradisi 1 (Siraman, Upacara Adat Pernikahan, Lengser, Parebut Seeng, Tingkeban, Ari-Ari Gebrag, Puput Puser)
- Materi Tradisi 2 (Mahinum, Nenjrag Bumi, Sisingaan, Kaulinan Sunda, Pepeletokan Dan Bandring, Jaipong Dan Karawitan)
- Materi Tradisi 3 (Seren Taun, Pamali, Tahlilan, Neundeun Omong, Lamaran, Tradisi Nganteuran, Nadran, Peureuh)



5 Mei s.d 14 Mei 2025: Kontekstualisasi
Setiap kelas berdasarkan tema yang telah ditentukan melakukan kegiatan secara terarah dibawah bimbingan Fasilitator dan Wali Kelas untuk melakukan kegiatan yaitu :
- Studi Pendahuluan Mengenai Adat, Tradisi Atau Seni Sesuai Tema Kelas
- Penyusunan Naskah
- Pembagian Peran & Pembuatan Properti
- Latihan Drama, Persiapan Properti Dan Dubbing Dll
- Pengumpulan Naskah Ke Dewan Juri
- Finalisasi Persiapan Pagelaran Seni


15 Mei 2025: Gelar Karya
Kegiatan mencapai puncaknya dalam Gelar Karya Budaya, di mana setiap kelas menampilkan hasil karyanya di hadapan seluruh civitas madrasah. Antusiasme peserta dan apresiasi dari penonton menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari generasi muda.



15 Mei 2025: Refleksi dan Penutupan
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama untuk mengevaluasi proses dan pembelajaran yang didapat selama proyek berlangsung. Kepala Madrasah memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menekankan pentingnya keberlanjutan dalam menjaga nilai-nilai lokal di tengah arus globalisasi.
Harapan dan Dampak
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang budaya lokal, tetapi juga belajar bekerja sama, berpikir kritis, dan menghargai keberagaman. Kearifan lokal bukan sekadar warisan, melainkan juga sumber nilai-nilai luhur yang relevan untuk membentuk pribadi yang berkarakter, toleran, dan berjiwa kebangsaan. (Tim Humas MAN 1 Sukabumi)
MAN 1 Sukabumi Unggul Berakhlak





